Free SSL Certificate

Wedangan Hik, Yuk. Jika ke Solo, saranku jangan dilewatkan menikmatinya. Angkringan khas Kota Surakarta ini adalah kuliner murah, meriah dan merakyat walau kini sudah banyak dimodernisasi dengan berbagai gerai yang penuh kreasi untuk menarik pengunjung.

“Khas Solo banget”, itu komentar kawan ketika aku berkunjung ke Yogyakarta. Ya, di kota istimewa ini juga banyak dijumpai jajanan seperti ini. Selain itu, tentu saja di daerah yang berdekatan dengan Surakarta seperti Klaten, Sukoharjo, Boyolali, Karanganyar dan Sragen.

Wedangan Hik, Apa Sih?

Wedangan Hik

Ya, sejenis warung kecil yang bertebaran di sudut kota bahkan hampir di setiap RW selalu ada tempat jajanan seperti ini. Dulu sering menjumpai pada sore hari sampai menjelang subuh. Namun kini, pagi, siang, sore dan malam kita tidak akan kesulitan untuk menemukan gerai tradisional khas Solo ini.

Warung jenis ini uniknya juga tidak begitu terang alias remang-remang. Dulu bahkan aku sering menemui yang hanya diterangi dengan lampu teplok yang berbahan bakar minyak tanah. Kini kebanyakan sudah dilengkapi lampu neon.

Tempat duduknya ada yang lesehan juga ada yang menggunakan bangku memanjang.

Berbagai jenis makanan dijajakan. Yang sejak dulu selalu ada adalah yang terkenal dengan nama nasi kucing,  Nasi bungkus dengan porsi mungil ini selalu hadir sampai saat ini. Cara membungkusnyapun memiliki khas tersendiri. Daun pisang dan kertas menyelimuti nasi yang paling berukuran 5 sendok makan. Tak jarang MYY jika dalam kondisi lapar dapat menghabiskan sampai 4 bungkus hehe.

Makanan lain yang sering hadir adalah tahu dan tempe bacem, ati rempela, goreng pisang dan berbagai gorengan, sate kikil, daging dan ayam dan banyak lagi. Kebanyakan mereka yang memesannya, makanan tersebut dibakar dulu melalui anglo dengan bahan bakar arang. Beberapa, kini juga ada yang menggunakan elpiji.

Wedangan Hik

Malam ini aku mengantar Arka ke depan studio biru di bilangan Tipes itu karena kendaraannya mau aku pake ke daerah Jebres. Aku nyicipin arem-sremnya yang maknyus.

Arka sekarang juga ikut-ikutan doyan ngehik sejak sekolah di Solo. Di sinilah tempat nongkrong baru semenjak kepindahan dari Surabaya selain tempat lainnya di bilangan Jamsaren. Biasanya Arka nongkrong di sini jika bapaknya gak ngehik di sini wkwkwk wk.

Agak unik tempat ini. Mungkin karena berdekatan dengan studio rekaman bernama Studio Biru, banyak anak band yang nongkrong di sini, termasuk teman lama ngebandnya MYY. Kelompok yang cukup terkenal seperti Gank Kobra, Kaisar dan personel Roxx misalnya, selalu berkumpul di wedangan yang bisa dikatakan tidak begitu besar ini.

Lihat : Group Rock Indonesia Jaman Dulu.

MYY jadi betah berlama-lama di sini. Bahkan sampai menjelang tengah malam baru pulang rumah jika pas nongkrong tiba. Di tempat ini pula hampir tiap hari selalu berkumpul para seniman dari mulai seniman musik seperti yang aku ceritakan tadi, tokoh event organizer wedding, sampai fotografer juga kerap mangkal di sini.  Yang seru, katanya, tidak sedikit yang melakukan kesepakatan bisnis terjadi di tempat seperti ini. Seru, kan!

Cafedangan Manahan

Cafedangan Manahan

Ini adalah salah satu wedangan yang mengalami modernisasi. walaupun jenis makanannya relatif sama, namun dari sisi tempat ditata lebih modern pada sebuah bangunan mewah di sudut yang berdekatan dengan Gelanggang Olah Raga Manahan.

Cafedangan Manahan

Aku berkunjung ke sana dan terlihat sangat ramai. Aneka makanan dijajakan di dalam bangunan sementra tempat makan berada di halaman. Kadang ada iringan musik yang menemani nikmatinya makanan khas Solo ini.

Cafedangan Manahan Solo

Cara bayarnya juga berbeda. Jika pada wedangan kita makan terlebih dahulu baru bayar. Di tempat ini kita memilih makanan, kemudian memperlihatkan ke kasir. Jika tidak melalui proses pembakaran bisa langsung dibawa, namun jika harus dibakar dahulu untuk beberapa makanan, kelak akan diantar bersamaan dengan minuman yang dipesan.




Intinya, jangan khawatir dengan makanan di kota Solo. Wisata kulinernya lengkap dan banyak pilihan yang dapat memanjakan lidah. Namun rasanya belum disebut ke Solo atau Surakarta jika belum nongkrong di Wedangan Hik yang merupakan angkringan khas Solo yang unik, menarik, murah, meriah dan kenyang.

Artikel terkait : Dua Tempat Kuliner Yang Ramai di Solo.

Lelly
Lelly

Lelly, ibu dari 3 orang anak, pemilik Toko Online BatikGanitri.Com dan BatikGanitri.Co.Id.
Batik Ganitri menyediakan batik tulis, batik cap, batik printing, shibori, jumputan dalam bentuk kain dan pakaian jadi. Juga menerima seragam batik untuk sekolah, instansi, pramugari dan seragam keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

javascript hit counter