Free SSL Certificate

Solo Batik Carnival 2017 menggema di seluruh Solo. Masyarakat berduyun-duyun untuk menyaksikan mengambil foto keunikan dan meriahnya event tahunan yang sudah berlangsung ke 10 ini. Tidak terkecuali dengan kami sekeluarga. Aku, Aiko, Avis dan MYY bermotor ria menuju jalur yang akan dilalui pemeran kreasi fashion batik berjalan ini.

Sayangnya aku agak terlambat, karena kami berangkat setelah Ashar supaya tenang dalam menikmati indahnya hasil karya adiluhung bangsa ini. Alhasil, di tengah kemacetan, akhirnya kami putuskan untuk parkir di Solo Grand Mall yang memang berdekatan dengan kediamanku. Agak keliru juga menerima informasi dari MYY, ternyata start mulai Jl. Bhayangkara, dekat Stadion Sriwedari. Kamipun berjalanan di tengah jalan Slamet Riyadi  (SR) yang kala itu ditutup sehingga terlihat lengang.

Loji Gandrung

Kebetulan melewati Loji Gandrung, Rumah Dinas Walikota Solo. Jepret dulu lah. Edit by MYY.

Solo Batik Carnival 2017 dan Antusiasnya Masyarakat Solo untuk Menyaksikannya.

Ya, ketika kami tiba, jalan yang akan dilalui carnival sudah ditutup alias tidak bisa dilalui lagi oleh masyarakat yang akan menyaksikan. Kami harus melihat dari trotoar dengan pembatas besi yang memanjang sepanjang jalan Slamet Riyadi. Sangat penuh di lokasi tersebut. Ketika awal tiba untuk melakukan jepretan kami harus jinjit. Tidak asyik lagi.

Solo Batik Carnival 2017

Foto dulu di Icon Solo Batik Carnival 2017

Beruntung aku memberanikan diri ke daerah Bhayangkara, yang anehnya malah terlihat tidak begitu padat di jalur sebelah kiri dari arah SR. Aku mencoba menerobos pembatas melalui pembatas saluran, karena ingin mendapatkan foto yang baik dan jelas. “Event tahunan ini jangan disia-siakan untuk mendapatkan foto yang bagus”, demikian bisik suamiku.

Fotografer Solo

Dan …. aku mendapat tempat yang baik. Tepat di panggung yang dikhususkan untuk fotografer. Ya, terlihat mereka menenteng senjata berupa beragam jenis kamera dan lensa, berkerumun untuk membidik dan memotret untuk mendapatkan hasil terbaik. Terlihat tidak hanya pecinta fotografi dari Solo namun juga dari media lokal daerah lain.

Suasana SOlo Batik Carnival

Suasana salah satu sudut Solo Batik Carnival

Jadi aku dan MYY mendapat tempat yang pas .. berhadapan langsung dengan panggung dan awal-awal peserta carnival berjalan.

Solo Batik Carnival

Foto by MYY. Lihat Jasa Fotografi di Kota Solo.

Akupun tentunya punya kepentingan tersendiri. Ingin melihat keunikan batik yang dikenakan oleh para peserta. Dan ternyata memang sangat unik.

Solo Batik Carnival

Mereka para kreator busana unik, membuatku salut dapat menyusun segala pernik sehingga membentuk model busana yang lain dari pada yang lain. Memang kebanyakan bukan pakaian batik untuk digunakan sehari-hari. Namanya juga carnival, kan, ya?

Solo Batik Carnival

Peserta Solo Batik Carnival 2017 dari Luar Daerah Solo

The Caruban Carnival

Selain dari Kota Solo, acara ini juga diikuti oleh peserta dan Jember dan Cirebon. Namun sayang sekali ketika dari Jember pentas, aku ketinggalan untuk mengikutinya. Hanya kebagian The Caruban Carnival  dari Kabupaten Cirebon yang berada pada posisi menjelang akhir acara.

The Caruban Carnival

Kreasi unik dari The Caruban Carnival  ini salah satunya dengan mengusung motif mega mendung yang menjadi ciri khas Batik Cirebon yang terlihat sangat menarik berpadu dengan kreasi busana yang dikenakan.

the caruban carnival

Masih dari The Caruban Carnival dengan nuansa merah, dengan tema Topeng.

Solo Sebagai Salah Satu Kota Batik dan Kota Wisata





Memang sudah sewajarnya Kota Solo menyelenggarakan acara seperti Solo Batik Carnival 2017 ini sebagai upaya mengangkat batik solo lebih dikenal luas serta memperlihatkan hasil kreasi warga Surakarta. Kampung Batik Laweyan dan Kampung Batik Kauman adalah sentra pengrajin batik yang kini masih hidup dan menarik untuk dikunjungi.

Artikel terkait : Kampung Batik Laweyan Solo

Selain itu, acara seperti ini dapat menjaring wisatawan sebagai mana Kota Solo juga salah satu kota wisata yang sarat akan nilai sejarah dan berdiri dua kraton besar yang layak untuk dikunjungi selain kulinernya yang khas dan tidak henti selama 24 jam.

Yuk, berkunjung ke Kota Solo!

Artikel terkait : 7 Alasan Kota Solo Layak Dijadikan Destinasi Wisata. 

Lelly
Lelly
Lelly, ibu dari 3 orang anak, pemilik Toko Online BatikGanitri.Com dan BatikGanitri.Co.Id. Batik Ganitri menyediakan batik tulis, batik cap, batik printing, shibori, jumputan dalam bentuk kain dan pakaian jadi. Juga menerima seragam batik untuk sekolah, instansi, pramugari dan seragam keluarga.

5 Comments

  1. Adi Pradana says:

    Solo, tak jauh dari jogja. Namun baru dual kali saya berkunjung kesana. Smg bs kesana lagi…

  2. monda says:

    waw, keren2 fotonya kang YY….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.