Free SSL Certificate
Kampung Batik Laweyan
Kampung Batik Laweyan | Destinasi Wisata Solo | Sejarah Asal-usul dan Keunikannya
March 4, 2017
Tantangan Memiliki Usaha Toko Online
Tantangan Memiliki Usaha Toko Online Batik, Seru Nih
March 7, 2017

Museum Batik Danar Hadi Salah Satu Destinasi Wisata di Solo Yang Wajib Dikunjungi

Museum Batik Danar Hadi

Museum Batik Danar Hadi atau House of Danar Hadi (HDH) adalah salah satu destinasi wisata heritage di kota Solo  yang wajib dikunjungi terutama bagi pecinta batik. Didirikan oleh sebuah perusahaan batik yang sangat besar dan terkenal yaitu PT Danar Hadi, museum ini berdiri megah di keramaian jalur utama Jl. Slamet Riyadi, Surakarta.

Alamat : Jl. Brigjend Slamet Riyadi No.261, Sriwedari, Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57141.

Aku mengunjungi HDH ini beberapa tahun lalu ketika pulang kampung ke Solo karena waktu itu masih tinggal di Surabaya dan kebetulan suamiku baru belajar motret dengan DSLR dan ingin mengabadikan seseorang yang sedang membatik. Ternyata memang sangat menarik terutama jika ada yang menjadi kolektor batik pastinya akan ngiler melihat koleksi batiknya yang melimpah, langka dan bernilai sejarah.

Artikel terkait :

7 Alasan Kota Solo Layak Dijadikan Destinasi Wisata

Museum Batik Danar Hadi Dalam Sebuah Bangunan Klasik, Megah dan Mewah.

Pertama kali datang aku sangat terpukau dengan bangunannya. Bangunan klasik paduan arsitektur Jawa dan Eropa yang dibangun pada awal abad 19 ini tentu saja memiliki sejarah panjang sebelum akhirnya dimiliki oleh PT Danar Hadi dan dijadikannya sebuah museum.

Diceritakan sebelumnya kalau bangunan ini sebelumnya adalah milik Keraton, Cucu Raja Solo yang bernama KRMTA Wuryaningrat. Bangunan utama ini sendiri bernama Ndalem Ndalem Wuryaningratan.

Museum Batik Danar Hadi

Selain kemegahan dan memiliki nilai sejarah, bangunan ini memiliki parkir yang sangat luas untuk memudahkan pengunjung baik menggunakan roda dua maupun roda empat.

House of Danar Hadi

Sudut lain yang sangat menarik untuk duduk-duduk di House of Danar Hadi

Bagian Belakang Museum

Di Bagian Belakang Museum

Melihat Koleksi Batik Kuno

Ketika kita mengunjungi museem ini, kita akan didampingi oleh seorang Guide yang akan menceritakan segala apa yang ada di museum ini termasuk beberapa peraturan, salah satunya tidak diperkenankan untuk memotret di ruang koleksi. Kita hanya diperbolehkan memotret di arena luar dan area processing yakni tempat para pengrajin melakukan kegiatan dalam membuat kain batik.

Koleksi Museum Batik Danar Hadi

Koleksi Museum Batik Danar Hadi. Sumber foto screen dari Museum yang dipublikasikan di Youtube.

 

Jadi aku tidak mempunyai foto yang ada di wilayah tempat koleksi yang memiliki sampai 10 ribu buah koleksi batik unik dan langka serta memiliki nilai sejarah. Beberapa koleksi yang menarik adalah pada batik Belanda, Vorstenlanden,  Tiga Negeri, Hokokai, Batik Keraton dan aneka jenis batik lainnya yang belakangan para peneliti membedakan antara Batik Pesisir dan Batik Keraton.

Koleksi House of Danar Hadi

Keleksi lain yang bikin aku ngiler dengan batik-batiknya yang menarik. Sumber foto : Youtube

Selain itu juga HDH ini mengoleksi batik-batik yang berasal dari daerah penghasil batik pada masa jaya dulu seperti Yogyakarta, Cirebon, Madura, Tasikmalaya, Ciamis dan banyak lagi.




Pokoknya sangat menggiurkan. Koleksi di musem ini mendapat rekor Muri sebagai koleksi batik terbanyak. Keren, kan?

Melihat Alat Pembatik

Tidak hanya koleksi batik dipertunjukkan, alat-alatnya pun secara lengkap diperlihatkan dan diterangkan dengan jelas oleh sang Guide. Dari mulai canting, canting cap, malam atau lilin, gawangan dan segala jenis seperti bahan-bahan untuk pemberian warna dan banyak lagi.

Alat tersebut disusun dengan sangat apik dan rapi dalam sebuah tempat khusus yang membuat kita bisa melihatnya dengan jelas.

Canting Cap

Di ruangan museum aku tidak diijinkan memotretnya. Aku sertakan aja foto yang ada di pabrik Danar Hadi.

Melihat Proses Pembuatan Batik

Nah, ini yang menarik. Kita diperbolehkan untuk memotret, bergaya membatik, wawancara dengan pekerja yang sedang melakukan kegiatan membatik yang sekaligus sebagai pabriknya Danar Hadi ini.  Suamiku langsung bergegas menyiapkan perlengkapannya, dan mengambil beberapa jepretan. Sayangnya tidak seluruhnya, hanya memotret di arena batik tulis, cap dan pencelupan. Padahal ada tempat lain yang sesungguhnya sangat diperlukan terutama bagiku saat ini, yakni arena penjemuran, ruang quality control, melipat dan packing.

Ini beberapa foto yang dihasilkan di area tersebut.

 

Batik Tulis

Membatik

Batik Cap

Batik Cap

Pencelupan

Pencelupan

Cafe Soga / Soga Resto

Di lingkungan museum, bagi yang ingin memanjakan lidah, terdapat restoran yang menyajikan aneka hidangan. Sayangnya aku tidak mampir ke tempat ini karena kadung kebelet dengan bakso Pawiroredjo he he. Namun dari situnya di SogaResto.Com, selain restaurant, tempat ini juga menyediakan aneka paket pernikahan yang meliputi paket pernikahan racikan dan buffet.

Jadi bagi pecinta batik, selain ke Kampung Batik Laweyan, sangat disayangkan jika tidak mengunjungi Museum Batik Danar Hadi ini, karena selain kita akan mendapat pengetahuan yang banyak tentang batik sejak jaman dahulu kala sampai saat ini.

 

Lelly
Lelly
Lelly, ibu dari 3 orang anak, pemilik Toko Online BatikGanitri.Com dan BatikGanitri.Co.Id. Batik Ganitri menyediakan batik tulis, batik cap, batik printing, shibori, jumputan dalam bentuk kain dan pakaian jadi. Juga menerima seragam batik untuk sekolah, instansi, pramugari dan seragam keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.