Free SSL Certificate
yayats38
7 Dukungan Suami Untuk Bisnisku
December 25, 2016
Jualan Slime Solo
Jualan Slime di Car Free Day Solo
December 26, 2016

Jalan-jalan ke Malioboro – Yogyakarta

Stasiun Purwosari

Wisata mendadak biasanya muncul ketika lagi jengkel, gundah dan menginginkan suasana yang lain, dan kini timbul ketika pagi mulai menggeliat. Tanpa ba bi bu, aku langsung ngajak MYY dan Avis untuk menemani perjalanan. Tujuannya .. gak jelas. Aku pilih naik kereta Pramex. Tiketnya murah hanya Rp 8.000,- dari Stasiun Purwosari Solo sampai Stasiun Tugu, Yogyakarta.

Kali ini suamiku dukung banget .. langsung mau. Biasanya ogah-ogahan kalau diajak jalan-jalan.

Tuh kan .. penat jadi hilang. Padahal baru sampe Purwosari.

Stasiun Purwosari Solo

Yang jadi model Avis ajah. Emaknya lagi burem.

Tiket kereta, kebagian pukul 14.07. Masih harus menunggu 1 jam ketika kami mendapatkan tiket bertiga. Sambil menunggu, kami menyantap bakso yang lumayan nikmat yang berada di deretan jajanan stasiun. Sayangnya terganggu dengan suasana yang menyengat sampai ke gerai karena atap berbahan metal.

Intinya anggap saja backpacker singkat ke Yogyakarta.

Selesai melahap bakso sampe kering itu mangkoknya, kami menuju ke tempat menunggu. Stasiun terlihat penuh oleh mereka yang akan melakukan perjalanan ke berbagai tujuan. Kebanyakan ke Yogyakarta.

Avis senang sekali diajak jalan-jalan. Sayang tidak dapat tempat duduk resmi. Lesehan di jalur berdiri menjadi alternatif terbaik. Perjalanan Solo – Yogya naik kereta memerlukan waktu 1 jam.

Tiba di stasiun Tugu, kami istirahat sejenak di mesjid sambil melaksanakan shalat Ashar.



Sebagai orang yang bergelut di bidang berbatikan, Malioboro menjadi pilihan karena segala bentuk batik cukup komplit di sana. Hanya untuk melihat batik Yogya dari dekat.

Jalan-jalan ke Maliobro

Sepanjang Malioboro terlihat nuansa Batik Yogya sangat kental. Paduan gelap terang dalam balutan motif klasik bercampur dengan aneka kerajinan nuansa Yogya yang unik. Avis menginginkan mainan mobil yang terbuat dari kayu dengan warna krem khas kayu albasia.

Batik Yogya

Salah satu gerai batik di Malioboro

Aku sudah lupa, kapan terakhir melihat Malioboro. Lupa juga kondisi dulu ketika kami sekeluarga berkunjung. Yogya tidak masuk dalam kategori sering untuk dikunjungi selain numpang lewat ketika kami sekeluarga melakukan perjalanan panjang ke Ciamis. Tempat MYY tumbuh.

Kali ini Malioboro sangat ramai. Banyak bis bis kunjungan wisata yang parkir di ujung Malioboro yang berdekatan dengan Keraton. Bahkan aku lihat dari Lampung. Lalu lintas sekitar Malioboro sangat padat.

Ya .. akhirnya hanya Malioboro.

Kami harus segera pulang. Jangan sampai tengah malam tiba di rumah.

Namun, apa dinyana ketika di Stasiun Tugu tadi, kami tidak mendapat tiket. Harus menggunakan alternatif lain.

Bis menjadi pilihan.

Kami naik bis Shelter 2A entah menuju mana. Sang penjaga hanya menunjukkan bis ini jika akan melakukan perjalanan ke Terminal Giwangan. Yo wis, kami mengikuti.

Lagi-lagi bertemu dengan bis kota yang sarat penumpang. Namun kali ini beruntung. Dua tempat duduk kami kuasai. Avis dipangku MYY di bagian depan supaya bisa melihat pemandangan kota. Biaya ? Hanya Rp 3.500,- dua kali perjalanan dengan bis ini karena jika transit untuk melanjutkan perjalanan, kita tidak perlu membayar lagi. Bener-bener pelayanan kota yang manis.

Harus dua kali berganti Bis Kota mungil ini sebelum kami melanjutkan perjalanan ke Solo dengan Bis yang kebagian Mira versi ekonomi. Murah meriah … Hanya Rp 15.000 per orang. Dari Terminal .. bis lengang. Kami duduk deretan ke dua dari depan. Baru saja bis jalan, Avis dan MYY terlihat sudah terlelap.

Motor roda dua yang kami gunakan dari rumah terparkir di Stasiun Purwosari. Kami terpaksa harus berhenti di Kerten Solo supaya lebih dekat dan hemat untuk berbecak. Mas becak mengutip kami dengan tarif Rp 15.000,- . Kami langsung menuju tempat parkir … dan tibalah di rumah hampir mendekati pukul dua puluh dua malam.

Btw, gatal juga punya blog ya … beres jalan-jalan langsung pengen segera laporan wkwkwkwk. .. Besok-besok apa kayak gini ya ?

Lelly
Lelly
Lelly, ibu dari 3 orang anak, pemilik Toko Online BatikGanitri.Com dan BatikGanitri.Co.Id. Batik Ganitri menyediakan batik tulis, batik cap, batik printing, shibori, jumputan dalam bentuk kain dan pakaian jadi. Juga menerima seragam batik untuk sekolah, instansi, pramugari dan seragam keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *