Free SSL Certificate
Catatan Lelly
Menjadi Blogger Nih?
December 25, 2016
Stasiun Purwosari
Jalan-jalan ke Malioboro – Yogyakarta
December 25, 2016

7 Dukungan Suami Untuk Bisnisku

yayats38

Judul ini sumbangan MYY. Awalnya kuberi judul “Suamiku Mendukung Penuh Membuka Toko Online Batik”. Gak banyak nanya, yo wis aku nurut.

Diawali dari keputusan pensiun dini dari pekerjaanku sebagai salah satu karyawan di lembaga keuangan perbankan yang sedang tumbuh, aku mencoba untuk berfikir memiliki usaha sendiri. Batik adalah pilihan terakhir karena sumber yang dari Solo masih perlu pertimbangan lebih matang lagi untuk mengkondisikan usaha untuk berjalan dengan baik.

Akan tetapi, justru alternatif terakhir ini malah yang menjadi pilihan. Suamiku memberi jalan tengah dengan membuka toko online.

Ya .. aku setuju. Maka kami membentuk Toko Online Batik Ganitri.

yayats38

 

Ini 7 Dukungan Konkret Suamiku. MYY.

  1. Support yang tidak pernah berhenti. Pemikiran mengalir dalam diskusi ketika persiapan pembukaan 2 tahun yang lalu. Diskusi hampir setiap saat walau sering berbeda pendapat.
  2. Suamiku blogger, katanya sih lagi jeda sementara. Dapat membuat web toko online yang sederhana. Aku mengirit banyak karena tidak perlu dibuatkan oleh pembuat web yang professional yang banyak menawariku lewat email. (Makanya ketika aku minta dibuatkan blog dan menjadi blogger, dia ini sangat sumringah sekali. Biasanya ogah-ogahan kalau diminta bantuan … wkwkwk).
  3. Papahnya Arka, Aiko dan Avis ini pecinta batik sejak akhir kuliah di Solo. Menjadi salah satu hobby kalau punya uang, hunting batik di toko DH (gak aku sebutin namanya ya, kan sekarang jadi pesaing ha ha ha). Dia fanatik dengan merk itu. Pecinta batik klasik, makanya pengetahuan tentang motif batik lebih banyak dia dibanding aku yang asli Solo.
  4. Suamiku mantan pecinta fashion branded walau bukan kelas atas katika masih bekerja di perusahaan agen minyak. Mungkin karena bossnya yang selalu perhatian cara berpakaian karena sering ketemu relasi bisnis. Suamiku suka detil dalam memilih pakaian yang akan dibeli, terutama kualitas jahitan. Kondisi ini sangat mendukung ketika aku berusaha untuk memproduksi sendiri atau menerima pesanan untuk seragaman. Dalam memilih penjahit, aku selalu minta pertimbangan pada suamiku.
  5. Beruntung lagi beliaunya ini adalah pecinta fotografi. Beruntung karena sementara ini kami bisa memotret produk sendiri. Bisa menekan biaya walau hasilnya bisa jadi tidak sebagus fotografer professional. — Eh .. iya .. bahasan ini ada cerita seru tentang kegiatan memotret MYY, nanti aja saya sebarkan rahasianya wkwkwkwk.
  6. Dia ini suka Powerpoint dan Photoshop. Penting untuk membuat bahan promosi. Lagi-lagi ngirit deh untuk urusan desain grafis, membuat video dan lainnya.
  7. Kancane akeh, banyak guru online. Empat diantara yang kasih ilmu terus  sampai sekarang adalah Kang Casrudi, Kang Saka, Uncle Lozz dan Kang Arul. Yang dua asli Kuningan (sehabitatnya dulu dari kulon), yang Ketiga dan Keempat dari Timur. Kami baru saja menemui kang Arul di daerah Sedati, Surabaya minggu kemaren. Nek mereka bersabda, trus aku gak nurut, mesthi nesuk ik. Kudu dilakoni pokoke. Bojoku ki sumbune pendek.
  8. Aku coba tanya lagi dukungan apa lagi ketika nulis ini yang ada hubungan dengan memasarkan batik. Dia teriak di kamar mandi, “Mantan spammer” — mbuh artine opo kuwi, aku tulis ae.

Yang gak dukung cuman satu selama ini. Gaya nulisku pake kata “Aku” …

MYY menyarankan pake “saya”, tapi kok akunya eh sayahnya merasa kagok. Jadi, maklum aja ya. 

Tulisan ini mengalami editing oleh MYY, biar seo friendly katanya. Mbuh opo maneh kuwi.

Semoga saja aliran dukungan yang 8 itu — sejatinya masih banyak sih —, dapat mendongkrak perkembangan Batik Ganitri ke depan. Kami telah berkomitmen, Toko Online Batik yang berdiri sejak tahun 2014 lalu, akan menjadi kegiatan yang utama. Aamiin.

 

Lelly
Lelly
Lelly, ibu dari 3 orang anak, pemilik Toko Online BatikGanitri.Com dan BatikGanitri.Co.Id. Batik Ganitri menyediakan batik tulis, batik cap, batik printing, shibori, jumputan dalam bentuk kain dan pakaian jadi. Juga menerima seragam batik untuk sekolah, instansi, pramugari dan seragam keluarga.

3 Comments

  1. Yang gak dukung cuman satu selama ini. Gaya nulisku pake kata “Aku” … <<< IDEM

  2. Dwi Puspita says:

    Bkakakak…sama mbak. Aku jg kalo nulis pake kata aku. Kalo pake kata saya kok berat gitu, nulis ora mari2 karena saya,jdinya biar nggak kaku wes bismilllah ae pake kata aku dan semoga pembaca blogku tetep kerasan. Hahahaha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.